Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Senin 1 November 2021

  • Bagikan

1. Pemerintah daerah diluar Pulau Jawa berupaya mencegah datangnya gelombang ketiga Covid-19 dengan menggencarkan pelacakan terhadap suspek dan kontak erat serta meningkatkan skrining di tempat umum. Respon Ketua MPR RI:

A. Mendukung upaya-upaya yang ditempuh pemerintah daerah tersebut, khususnya terhadap kegiatan testing maupun tracing. serta lebih meningkatkan pengawasan terhadap orang berstatus suspek penting dilakukan guna mencegah lonjakan kasus kembali terjadi akibat lemahnya pengawasan terhadap orang suspek dan kontak erat dengan pasien terpapar virus Covid-19.

B. Mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai langkah tracing secara masif yang diterapkan di berbagai tempat, seperti fasilitas umum, kegiatan usaha ataupun pendidikan guna mencegah gelombang ketiga Covid-19.

C. Menegaskan bahwa upaya pencegahan ini dapat berhasil jika diikuti peran aktif dari seluruh masyarakat dalam melindungi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya yakni dengan bersikap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta melaksanakan program vaksinasi secara masif.

D. Meminta komitmen pemerintah daerah di Pulau Jawa maupun diluar Pulau Jawa agar memperkuat koordinasi serta sinergi dalam hal penanggulangan dan penanganan Covid-19. Hal ini diperlukan untuk menjaga keberhasilan Indonesia dalam mengendalikan kasus Covid-19 di tanah air.

2. Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 mengungkapkan, saat ini tren mobilitas sudah mengalami kenaikan, yaitu mencapai 22,14 persen di pusat belanja, 5,43 persen di taman dan 2,68 persen di tempat retail dan rekreasi. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah dan petugas tetap melakukan pengawasan mobilitas masyarakat dan bersikap tegas terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) serta menghindari terjadinya kerumunan, dan meminta seluruh lapisan masyarakat agar menyadari bahwa ancaman Covid-19 masih ada dan kondisi yang sudah membaik ini harus dipertahankan secara bersama. Mengingat, kondisi kasus di Indonesia saat ini sedang berada di titik terendah dan telah menurun selama 15 pekan sehingga perlu dipertahankan agar tidak kembali meningkat khususnya pada saat periode libur Natal dan Tahun Baru.

B. Meminta komitmen pemerintah untuk terus mempertahankan testing rate dan positivity rate pada level yang direkomendasikan WHO. Sehingga upaya pelacakan kasus hingga pengendalian kasus dapat terus dilaksanakan dan dimaksimalkan.

C. Meminta pemerintah untuk terus mengawasi secara ketat pintu masuk ke Indonesia dan terus menjalankan kebijakan karantina bagi pendatang. Hal ini diperlukan karena negara tetangga sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19.

D. Meminta kepada semua elemen masyarakat harus bersama-sama memahami bahwa dengan tingkat pergerakan masyarakat yang semakin tinggi, risiko interaksi dan penularan juga semakin tinggi. Sehingga, untuk meminimalisir risiko semua pihak harus patuh, taat dan disiplin menjalankan prokes serta tetap selektif dan bijak saat beraktivitas.

3. Dua anak tertembak dan ribuan warga telah mengungsi akibat kontak senjata antara aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas/Satgas Nemangkawi dan kelompok kriminal bersenjata/KKB di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pimpinan TNI dan Polri untuk memaksimalkan aparat intelijen guna memahami strategi KKB tersebut, serta memerintahkan satuan TNI dan Polri untuk melakukan pemblokiran/mengepung dan mempersempit wilayah operasi KKB, sehingga ancaman KKB dapat dilokalisir dan menghindari makin banyaknya korban jiwa dan korban luka-luka yang terus terjadi akibat konflik tersebut.

B. Meminta pemerintah pusat melalui pemerintah daerah provinsi Papua menyampaikan dukacita yang mendalam kepada pihak keluarga korban atas musibah korban tertembak. Juga menjamin keamanan warga Distrik Sugapa khususnya dan umumnya bagi masyarakat Papua.

C. Meminta pemerintah untuk tidak ragu dalam mengambil tindakan tegas terhadap KKB yang sudah ditetapkan sebagai teroris sebagaimana diatur dalam UU No. 9 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, serta memutus rantai pasok, baik komsumsi, dana, maupun persenjataan.

D. Meminta pemerintah melalui aparat keamanan untuk meningkatkan keamanan di Papua, sebagai upaya mengantisipasi besarnya potensi peningkatan gangguan keamanan oleh KKB, mengingat Presiden Joko Widodo sedang menghadiri pertemuan pimpinan negara anggota G-20 di Italia.

E. Meminta pemerintah memastikan masyarakat yang mengungsi mendapatkan kebutuhan dasar/pokok yang memadai, di samping tetap berupaya untuk terus meningkatkan keamanan sehingga masyarakat yang mengungsi tersebut nantinya dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Terimakasih.

Total Views: 20 ,
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *