Respons Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kamis 20 Mei 2021

  • Bagikan

1. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan, berdasarkan data sementara dari pelaksanaan Operasi Ketupat per tanggal 15 Mei 2021, terdapat sedikitnya 264 pemudik arus balik yang teridentifikasi positif Covid-19. Jumlah tersebut sama dengan 0,34 persen dari pelaku perjalanan, respons Ketua MPR RI:

A. Meminta aparat yang bertugas bersama Satgas Penanganan Covid-19 untuk terus melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus menggencarkan random testing rapid test antigen terhadap pemudik yang disebar di setiap titik, sebagai upaya deteksi dini sehingga pemerintah dapat segera melakukan penanganan secara optimal, mulai dari isolasi mandiri hingga memberikan rujukan dan perawatan terhadap pemudik yang teridentifikasi positif Covid-19.

B. Meminta pemerintah dan Satgas Penanganan Covid-19 bekerja sama dengan pengelola terminal bus dan PT KAI guna mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 baik di terminal kedatangan bus maupun stasiun kereta saat momen arus balik, seperti dengan mengerahkan personel gabungan dalam mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan penumpang dan melakukan random testing.

C. Meminta pemerintah untuk terus memperbaharui data dan menginfomasikan temuan terkait kasus aktif Covid-19 pasca libur lebaran di lapangan, sehingga masyarakat lebih aware terhadap persebaran Covid-19 di tanah air.

D. Meminta pemerintah untuk terus memantau status zona Covid-19 di setiap wilayah, serta mempertimbangkan kebijakan pembatasan mobilitas arus mudik hingga melakukan pengetatan dan penutupan sementara di pintu masuk apabila terdapat lonjakan kasus aktif Covid-19 pada masa arus balik lebaran. Mengingat, puncak arus balik diperkirakan masih akan terjadi pada 21 dan 22 Mei mendatang.

2. Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mengungkapkan ada 27 kasus positif covid-19 yang disebabkan varian baru virus corona, respons Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan tracing dari orang-orang yang terindikasi melakukan kontak erat dengan orang-orang yang terpapar virus corona, khususnya mutasi baru virus corona, serta menggencarkan upaya testing agar penyebaran virus corona varian baru dapat benar-benar dicegah.

B. Meminta pemerintah tegas dalam menerapkan aturan pembatasan masuknya warga negara asing/WNA ke Indonesia, dikarenakan hal ini penting agar penanganan Covid-19 di tanah air dapat lebih terfokus, sampai status pandemi dinyatakan benar-benar aman oleh World Health Organization/WHO dan memungkinkan untuk kembalinya aktifitas turis atau WNA dari luar negeri untuk masuk ke tanah air.

C. Meminta pemerintah memastikan kesiapan akan ketersediaan sarana dan fasilitas kesehatan guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus mutasi baru covid-19 di Indonesia, seperti ketersediaan oksigen, tempat tidur dan tenaga kesehatan.

D. Menyampaikan kepada masyarakat bahwa mutasi virus baru tersebut tingkat penyebarannya lebih cepat, sehingga masyarakat harus tetap waspada, dan mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti membatasi mobilitas, mengurangi kegiatan atau aktivitas di luar rumah, memakai masker, rutin mencuci tangan, dan mengikuti program vaksin covid-19.

3. Terhadap masyarakat yang telanjur menerima dosis awal atau vaksin pertama vaksin AstraZeneca batch CTMAV547, mengingat saat ini vaksin tersebut dihentikan sementara, respons Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah menyampaikan alasan pemberhentian sementara Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547tersebut, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, disamping segera mengambil langkah tepat sebagai solusi terhadap masyarakat yang baru menerima vaksin pertama AstraZeneca batch CTMAV547, dikarenakan ada jangka waktu tertentu yang harus diperhatikan antara durasi vaksin pertama dan kedua agar vaksin dapat berfungsi secara efektif.

B. Meminta pemerintah dan pakar molekuler berserta peneliti vaksin untuk melakukan penelitian lebih dalam terkait pencampuran dua jenis vaksin yang bisa saja dilakukan, artinya, pemberian dua dosis vaksin covid-19 dari merek berbeda, serta menginformasikan kepada masyarakat mengenai efek samping yang berpotensi ditimbulkan, serta reaksi dan fungsi vaksin di dalam tubuh.

C. Meminta pemerintah, pakar molekuler dan peneliti tidak terburu-buru dalam menguji komponen, toksisitas dan sterilitas vaksin AstraZeneca, khususnya autopsi ke korban meninggal pasca vaksinasi, di samping pemerintah juga tetap harus segera melakukan upaya untuk masyarakat yang baru menerima vaksin pertama AstraZeneca batch CTMAV547 agar dapat menyelesaikan program vaksinasinya.

4. Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas diperingati setiap tanggal 20 Mei, respons Ketua MPR RI:

A. Mengucaspkan selamat memperingati Harkitnas bagi seluruh masyarakat Indonesia serta menyampaikan agar Harkitnas dapat dijadikan aspirasi dalam memajukan pendidikan nasional, salah satunya akselerasi kebijakan dalam bidang pendidikan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju dan beradab, meskipun saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan kondisi pandemi.

B. Meminta pemerintah agar dapat mempermudah akses pendidikan bagi seluruh warga negara, yaitu bersifat menyeluruh dan tidak diskriminatif, sehingga setiap warga negara mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan sesuai ketentuan dalam Pasal 31 UUD NRI 1945.

C. Meminta pemerintah melakukan pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam konteks pemerataan kewilayahan, agar Indonesia mampu bangkit secara bersama-sama menuju bangsa Indonesia yang lebih baik.

D. Berharap pemerintah dapat meningkatkan pemulihan ekonomi di tengah situasi pandemi, disamping juga tetap memperhatikan sektor pembangunan infrastruktur.

Terima kasih.

Total Views: 106 ,
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *