Respons Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Rabu 19 Mei 2021

  • Bagikan

1. Sebanyak 158 warga negara asing (WNA) asal China kembali masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (15/5) pekan lalu, respons Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah harus mempertimbangkan secara matang kedatangan WNA asal China tersebut berkaitan dengan perlindungan masyarakat atas persebaran Covid-19 di tanah air, walaupun Kementerian Kesehatan bersama Satgas Penanganan Covid-19 terus memastikan bahwa seluruh pendatang, baik WNA maupun WNI yang masuk ke wilayah Indonesia telah sesuai dengan tata cara sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

B. Meminta pemerintah untuk memperketat prosedur kedatangan WNA melalui imigrasi sebagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 dan varian mutasinya terkait perlintasan orang, termasuk WNA yang masuk ke wilayah Indonesia.

C. Meminta komitmen pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi yang bekerja di perlintasan, baik darat, laut maupun udara untuk lebih memperketat pemeriksaan dan pengawasan terhadap WNA yang masuk, serta meningkatkan perlindungan diri dan pencegahan bagi WNI dan WNA yang masuk, disamping mempertimbangkan pembatasan hingga penutupan sementara mobilitas pendatang khususnya yang berasal dari luar negeri. Mengingat, situasi global pandemi Covid-19 di Indonesia masih harus menjadi perhatian khusus sebab banyaknya negara telah memasuki pandemi kedua dan ketiga serta banyaknya varian mutasi virus yang harus dicegah penyebarannya.

2. Lonjakan kasus Covid-19 hampir dapat dipastikan terjadi setelah momentum libur panjang berdasarkan pengalaman selama pandemi, respons Ketua MPR RI:

A.  Meminta pemerintah untuk segera mempersiapkan secara matang berbagai upaya ataupun langkah dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran 2021, baik kesiapan dari petugas di lapangan, peralatan yang dibutuhkan, ruang perawatan, dan obat-obatan. Sehingga, pola lonjakan kasus setiap kali usai libur panjang tidak kembali terulang.

B. Meminta pemerintah untuk melibatkan posko di level desa atau kelurahan dalam mengawasi dan melaporkan warganya sekaligus memastikan tahapan isolasi mandiri benar-benar dijalankan, khususnya bagi warga yang melakukan perjalanan mudik/yang kembali dari daerah zona merah atau oranye agar melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing. Mengingat, program karantina mandiri menjadi upaya penting untuk mencegah memburuknya penularan.

C. Meminta pemerintah untuk terus memastikan seluruh kesiapan sarana prasarana yang diperlukan fasilitas kesehatan dalam mengantisipasi sekaligus menanggulangi lonjakan kasus Covid-19 telah siap dan lengkap. Seperti persediaan tempat tidur RS, persediaan obat-obatan, hingga tenaga kesehatan.

D. Meminta masyarakat dan pemangku kepentingan agar menjadikan momentum pasca lebaran ini dapat dijaga bersama, serta diharapkan masyarakat dapat patuh kepada setiap imbauan yang telah disampaikan pemerintah daerah, termasuk pemerintah pusat dan tokoh-tokoh yang ada di daerah.

3. Penghentian sementara penggunaan vaksin AstraZeneca dari kumpulan produksi CTMAV547 menyebabkan sejumlah wilayah mengalami perlambatan pencapaian target vaksinasi, respons Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah merincikan data daerah-daerah yang mengalami perlambatan vaksinasi akibat dihentikan sementara vaksin AstraZeneca dari kumpulan produksi CTMAV547, dan diharapkan pemerintah segera mengambil sikap dalam mengatasi perlambatan tersebut.

B. Meminta pemerintah dan peneliti vaksin segera melakukan pengujian toksisitas dan sterilitas terhadap vaksin AstraZeneca, dan menginfokan secara transparan kepada masyarakat terhadap hasil pengujian tersebut, agar dapat memberikan rasa aman dan menghilangkan keraguan bagi masyarakat penerima vaksin.

C. Menyarankan pemerintah menghentikan seluruh penggunaan vaksin AstraZeneca sampai Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM selesai melakukan pengujian terhadap vaksin tersebut, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dimasyarakat dan menjaga keamanan masyarakat penerima vaksin.

D. Meminta pemerintah memberikan dukungan terhadap pengembangan program vaksin dalam negeri dan memperbanyak laboratorium, disamping tetap melakukan upaya untuk mengusahakan stok vaksin dalam negeri agar mencukupi sehingga bisa mencapai seluruh target penerima vaksin.

Terimakasih.

Total Views: 44 ,
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *