Respon Isu Aktual Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Kamis 21 Januari 2021

  • Bagikan
  1. Upaya pemerintah mendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan menyerap produk-produknya belum optimal, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) untuk dapat memaksimalkan program bantuan produktif usaha mikro, agat dapat mengatasi permasalahan tersebut, dengan mendorong kementerian/lembaga untuk terus berupaya menyerap produk UMKM, disamping mengoptimalkan Pasar Digital (PaDi) yang memungkinkan pelaku UMKM mengikuti lelang barang dan jasa yang digelar BUMN.

B. Meminta pemerintah untuk secara matang merancang strategi, termasuk dalam membuat model pengadaan yang sederhana bagi UMKM.

C. Meminta BUMN untuk lebih proaktif dalam mempromosikan barang ataupun jasa UMKM, termasuk dalam upaya menyubstitusi produk impor. Mengingat, mayoritas kebutuhan perlu didorong agar berasal dari produk UMKM.

D. Meminta komitmen pemerintah untuk terus berupaya melembagakan kerja sama kemitraan usaha besar dengan UMKM dan Koperasi. Sebagaimana hal ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang bertujuan menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

  1. Penuhnya ketersediaan ruang isolasi bagi pasien positif covid-19 yang menyebabkan adanya daerah yang bahkan menggunakan bangsal orang sakit jiwa hingga gerbong kereta api sebagai ruang isolasi bagi pasien positif covid-19, seperti di Madiun, respon Ketua MPR RI:

A. Mendorong pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak swata dalam menentukan tempat untuk penambahan ruang isolasi bagi pasien covid-19, agar ruang isolasi yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 layak untuk ditempati, dengan mempertimbangkan layanan dan fasilitas lain yang dialihfungsikan tersebut agar tidak mengganggu layanan ataupun fasilitas yang sedang berjalan sebelumnya.

B. Mendorong pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak rumah sakit untuk memetakan slot-slot rumah sakit rujukan covid-19 melalui sistem rujukan terpadu yang bisa mengetahui ketersediaan kamar kosong untuk penanganan pasien kasus covid-19, sehingga masyarakat yang positif covid-19 dapat mengetahui rumah sakit mana yang masih tersedia ruang perawatan agar segera mendapatkan perawatan terbaik.

C. Mendorong pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan/Kemenkes, bersama pemerintah daerah, bekerjasama dengan rumah sakit-rumah sakit swasta dalam penanganan covid-19, dikarenakan penanganan covid-19 harus didukung semua pihak, mengingat Covid-19 merupakan pandemi yang harus diputus mata rantainya melalui kerjasama dari seluruh pihak.

D. Mendorong pemerintah terus melaksanakan program jangka panjang dalam penanganan Covid-19, terutama memastikan ketersediaan ruang perawatan atau isolasi bagi pasien covid-19 dengan berbagai gejala, termasuk kepada pasien tanpa gejala, agar pasien covid-19 mendapatkan perawatan medis terbaik hingga pulih, dan tidak perlu harus kesulitan atau lama menunggu info rumah sakit rujukan.

  1. Kondisi cuca yang ekstrim menyebabkan terjadinya sejumlah bencana di awal tahun 2021, seperti banjir di Kalimantan Selatan, gempa di Sulawesi Barat, erupsi gunung di Jawa Timur, dan sejumlah tempat lainnya, respon Ketua MPR RI:

A. Meminta pemerintah, BNPB, BPBD, untuk bersiaga dalam mengantisipasi datangnya bencana, untuk itu diharapkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG terus mengupdate perkembangan cuaca di wilayah-wilayah yang rawan terjadi bencana, dan memastikan alat atau alarm yang difungsikan untuk menandai potensi terjadinya bencana, berfungsi dengan baik, sehingga antisipasi dini bencana dapat segera dilakukan.

B. Mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat/PUPR, Kementerian Komunikasi dan Informatika/Kemkominfo, bersama PT. PLN, agar memastikan infrastruktur, sarana, dan prasarana terdampak bencana, seperti bangunan rumah dan perkantoran yang rusak, putusnyanya jaringan telekomunikasi dan listrik, dan akses jalan yang terputus dapat segera diperbaiki kembali setelah situasi dipastikan aman.

C. Mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial/Kemensos dan Kementerian Kesehatan/Kemenkes, memastikan bantuan pokok dan bantuan layanan kesehatan bagi korban-korban bencana alam dapat dilayani secara tepat sasaran dan tepat waktu. MPR juga mengimbau agar pemerintah daerah memastikan posko pengungsian korban selau menerapkan protokol kesehatan secara baik, mengingat menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan korban bencana di tengah situasi pandemi.

D. Mengimbau dan mengajak masyarakat yang mampu dan tidak terdampak bencana untuk bersama-sama menjadi relawan untuk mengulurkan tangan memberikan bantuan kepada korban bencana yang saat ini membutuhkan bantuan dari sesama.

  1. Persetujuan diberikan DPR RI kepada Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi Kapolri pada Rapat Paripurna DPR RI Kamis (21/1), respon Ketua MPR RI:

A. Mengucapkan selamat atas terpilihnya Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri baru dan berharap Komjen Listyo mampu mengemban amanah dengan baik, dan membawa institusi Polri semakin mendapat kepercayaan dihati masyarakat Indonesia.

B. Meminta Kapolri baru nantinya mampu membawa perubahan citra dan wajah Polri di masyarakat sehingga menjadi aparat penegak hukum yang independen, netral dan tegas tanpa tebang pilih dalam penegakan hukum sekaligus berperan aktif dalam menekan laju Covid-19 dengan cara yang humanis dan mengayomi.

C. Meminta Kapolri baru dapat berkomitmen dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 13 UU No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI.

Terimakasih.

Total Views: 11 ,
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *